Minggu, 29 Januari 2012 16:43:52 WIB

1.472 Perusahaan Dapat Peringatan Keras

buruh-n3

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 3.848 perusahaan  melanggar aturan ketenagakerjaan dan norma K3 sepanjang tahun 2011.

Dalam siaran pers Humas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Minggu (29/1), juga disebutkan ada 1.472 perusahaan yang mendapat peringatan keras. Sedangkan 7.468 perusahaan diperiksa.

“Kemenakertrans memang tengah mendorong penegakan hukum terhadap pelanggar aturan ketenagakerjaan dan norma keselamatan dan kesehatan kerja.” Kata Menakertrans A. Muhaimin Iskandar.

Dalam upaya  penegakan  hukum,   pihak Kemenakertrans berkoordinasi dan kerjasama dengan aparat penegak hukum yakni, Polri, Kejaksaan Agung dan kalangan pengacara.

Selama ini, lanjutnya, proses penegakan hukum bidang ketenagakerjaan dilakukan melalui upaya atau pendekatan persuasif-edukatif kepada perusahaan dan pekerja/buruh dengan cara sosialisasi serta informasi tentang peraturan dan perundang-undangan bidang ketenagakerjaan.

“Semua pihak harus menyadari bahwa penerapan K3 yang diwujudkan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan hak dasar perlindungan bagi  tenaga kerja. Setiap pekerja wajib mendapat perlindungan dari resiko kecelakaan  kerja  yang dapat terjadi, ” ujarnya.

Muhaimin menjelaskan bahwa dalam tahapan awal penerapan K3, pemerintah memberdayakan para pengawas ketenagakerjaan untuk melakukan pembinaan dan sosialiasi kepada perusahaan-perusahaan dan pekerja/buruh agar bisa menjalankan peraturan ketenagakerjaan.

Untuk tahap selanjutnya, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, setiap pelanggaran yang ditemukan maka harus segera diberikan “nota pertama.“ Kalau masih  mengabaikan peringatan tahap kedua dan ketiga, maka harus segera ditindaklanjuti dengan SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) untuk membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk kepentingan pengadilan, “kata Muhaimin.(Tri/dms)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.