Rabu, 1 Februari 2012 01:13:06 WIB

Sukabumi Rawan Bencana Alam

ilussukabumi

SUKABUMI (Pos Kota) – Sejumlah komponen di Sukabumi, Jawa Barat menyatakan siap menghadapi terjadinya bencana alam yang kerap terjadi. Langkah itu dilakukan menyusul karena belakangan terakhir wilayah ini sering dilanda bencana alam seperti gempa, longsor, banjir, rob, dan bencana alam lainnya.

Tak sedikit bencana alam menyebabkan kerugian materi cukup besar. Contohnya saja hantaman angin puting beliung yang merusak puluhan bangunan belum lama ini. Bahkan, di beberapa bencana kerap menelan korban jiwa.

Malah, gelombang air laut melumpuhkan sektor mata pencaharian bagi ribuan nelayan di Sukabumi. Pasalnya, selama cuaca ektrim gelombang air laut pasang mencapai 2 sampai tiga meter.

Kejadian terakhir, naiknya gelombang laut mengakibatkan banjir Rob di kawasan pesisir Pantai Pelabuhan Ratu yang meredam puluhan warung dan tempat tinggal warga. Puluhan warga terpaksa mengungsi di beberapa tenda pengungsian lantaran khawatir terjadinya rob susulan.

“Sudah beberapa hari hujan disertai angin kencang melanda daerah kami. Namun, sejauh ini Alhamdulilah belum mengakibatkan bencana. Tapi tetap saja, rasa cemas terjadinya bencana kalau melihat cuaca seperti sekarang,” aku warga Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Aditiya kepada Pos Kota.

Eman, warga Kecamatan Gunungguruh malah mengaku trauma ketika terjadi bencana gempa bumi yang acapkali menggoyang wilayahnya. Rasa cemas warga cukup berasalan. Sebab, wilayah sekitar dua tahun ke belakang gempa berkekuatan cukup besar merusak ribuan rumah warga. “Malah ada tiga pekan lalu, lini (gempa) terjadi dua kali berturut-turut. Tiap kali ada gempa makanya saya suka takut,” tutur Eman.

Usman Susilo, Kepala Bidang Penaggulangan Bencana (BPP), Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menjelakan hampir sebagian besar wilayahnya rawan bencana. Dari 47 kecamatan, 33 di antaranya merupakan daerah rawan bencana.

“Hampir 90 persen di wilayah kita rawan bencana, seperti bencana alam longsor, tsunami, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan, dan angin kencang. Ini dikarenakan letak geografis menjadikan semua potensi bencana ada di kabupten
Sukabumi,” jelas Usman.

Dicontohkannya pemicu bencana alam di Sukabumi di antaranya patahan Cimandiri yang masih aktif, Lempeng Australia dan Lempeng Samudra Indonesia menjadi ancaman utama yang bisa memicu bencana
besar. Belum lagi, Gunung Gede Pangrango berstatus aktif menjadikan rawan terjadinya bencana. (sule/b)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.