ombak-n

Kapal Kargo Diterjang Ombak, 15 ABK Hilang

Minggu, 11 Maret 2012 Sumatra

LAMPUNG (Pos Kota) – Kapal Kargo Srigunting yang mengakut garam dari Madura menuju ke Padang, Sumatera Barat, diterjang gelombang laut setinggi 4 meter di Pulau Batuah, Belimbing, Kabupaten Lampung Barat.

Sebanyak  15 dari 17 anak buah kapalnya belum diketahui nasibnya. Hanya Nanda Saputra , 30, yang berhasil selamat bersama nakhoda kapal Narojima, 40.

Sedangkan 15 anak buah kapal lainnya belum diketahui nasibnya masih dalam pencarian  Tim SAR, pada Sabtu (10/3) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapal kargo PT. Adhi Guna Karunia Linies dengan alamat Jl. Parang Tritis Kampung Banda, Ancol, Jakarta , berangkat dari Ancol ke Madura untuk mengangkut garam dengan tujuan ke padang, Sumatera Barat tiga hari sebelum kejadian.

Pada saat menuju ke Lampung terbalik lalu tenggelam di Perairan Pulau Batuah, Kabupaten Lampung Barat, yang dikenal ombaknya yang tinggi.

Kedua orang yang selamat satu nakhoda dan satu ABK, berjuang dihantam gelombang yang tinggi samapai keduanya terombang ambing dan akhirnya berhasil diselamatkan Direktorat Pol. Airud Polda Lampung bersama nelayan sekitar lokasi kejadian, pada Sabtu sore.

Korban berhasil selamat berenang sehingga saat ditemukan dalam kondisi sudah lemah  langsung dibawa ke Puskesmas setempat karena  mengalami dehidrasi – kekurangan cairan.

“Allah masih sayang pada kami dengan menyelamatkan kami lewat pertolongan anggota Polairud dan nelayan, saya sudah berusaha untuk menolong ABK lainnya dengan cara berpegangan dihantam gelombang laut namun karena terlalu tingginya gelombang laut yang bertubi-tubi datang membuat  kami terlepas, pasrah terombang-ambing di tengah lautan menahan dingin, lapar dan kehausan,” kata  Narojima, nakhkoda kapal.

Direktur Pol Air Polda Lampung, Kombes Pol. Edion, mengatakan bahwa Kapal Kargo Srigunting yang membawa garam  saat melintas di Perairan Pulau Batuah, Kabupaten Lampung Barat, dihantam ombak setinggi 4 meter yang datang secara bertubi-tubi samapai akhirnya kapal kehilangan keseimbangan lalu tenggelam.

“Nakhoda kapal dan satu anak buah kapal berhasil diselamatkan namun yang lainnya masih dalam pencarian. Seluruh muatan tenggelam bersama kapal. Para korban masih terlihat syok dan dalam perawatan medis. Mereka semua ditampung di Mako Pol Airud,” kata Edion. (Koesma/dms)