Selasa, 13 Maret 2012 19:06:24 WIB

Angkot di Depok Naikkan Tarif Rp.500,-

angkot-depok

DEPOK (Pos Kota) – Mengikuti kenaikan  BBM tersebut pihak Organda Kota Depok berencana menaikkan tarif angkot sebesar Rp. 500 untuk semua jurusan.

Saimon, Wakil Ketua Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kota Depok, menyatakan, rencana pemerintah akan menaikan BBM berdampak kepada operasional kendaraan angkutan umum.

Meski begitu,  belum ada sopir angkot menaikkan tarif secara sepihak, namun dipastikan kenaikan akan terjadi besarannya sekitar Rp. 500.

“Kenaikan tarif pasti akan terjadi sekitar Rp 500 baik jarak dekat maupun jauh. Tapi kenaikan itu bukan Organda yang punya wewenang,” ujarnya kepada Pos Kota, Selasa (13/3).

Saimon menuturkan, rencana kenaikan tarif harus mendapatkan persetujuan dari banyak pihak seperti Walikota, DPRD, Kepolisian dan Dishub. Pihaknya hanya mengusulkan saja kisaran besaran kenaikan tarifnya.

“Misal naik dari terminal ke Depok Timur tarif Rp. 2500 akan naik menjadi Rp. 3000. Namun kenaikan tarif tersebut sifatnya masih menunggu ketentuan dari pemerintah,” tuturnya.

Kenaikan tersebut,kata Saimon, pada prinsipnya tidak merugikan semua pihak. Karena dampak dari kenaikan BBM nantinya dapat mempunyai pengaru yang luas ke bidang-bidang lainnya, termasuk tarif angkot sendiri menyesuaikan dengan harga BBM.

“Mau bagaimana lagi, kita nantinya hanya mengikuti pemerintah saja. Jangan sampai, sopir dan pengusaha merugi. Apalagi, setoran naik dan mobil juga mahal. Tapi, masyarakat juga pasti ada yang keberatan. ,”paparnya.

Sementara itu, Fahmi, 40, salah satu pemilik angkot D03 jurusan Depok – Parung mengaku akan mengikuti ketentuan pemerintah saja. Pasalnya, dengan kenaikan BBM nanti harga barang akan melonjak naik.

“Kita mengikuti kebijakan pemerintah, tidak takut jika nanti penumpang sepi. Asalkan biaya operasional dan perawatan tidak nombok,” pungkasnya. (Angga/dms)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.