Bang Kumis Buka MTQ Tingkat DKI

Minggu, 25 Maret 2012 — 20:52 WIB
Foke Buka MTQ 2012B

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) –Gubernur DKI  Jakarta Fauzi Bowo, membuka Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka ajang lomba menghadapi (MTQ) tingkat Nasional ke XXIV Tahun 2012 di Kota Ambon, Maluku, pada 9-21 Juni 2012 mendatang.

Dalam kegiatan itu sebanyak 350 peserta mengikuti lomba yang berlangsung di Balai Yos Sudarso, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai tanggal 25-30 Maret 2012, di Balai Yos Sudarso, Walikota Jakarta Utara.

Gubernur  dalam sambutannya, mengatakan kitab suci Al Quran merupakan pegangan dan pedoman hidup manusia. Untuk itu manusia harus bisa membaca, memahami, menghayati dan juga mengamalkan isi daripada Al Quran. Maka dari itu Pemerintah DKI Jakarta sering menggelar lomba Al Quran mulai tingkat kelurahan, kecamatan, provinsi dan nasional.

“Kegiatan program gemar mengaji, dan gerakan magrib mengaji. Melalui itu kita dorong umat muslim Jakarta meningkatkan agamanya. Makadari itu sebagai umat Muslim kita wajib dan harus bisa membaca Al quran,” kata Bang Kumis – panggilan akrab Fauzi Bowo – didampingi Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono usai Memberikan Sambutan sekaligus Membuka MTQ Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2012, Minggu (25/3).

Kegiatan ini  dilakukan sesuai dengan Intruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No: 118 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam rangka menghadapi MTQ Nasional XXIV Tahun 2012 di Ambon, Maluku.

“Para pemenang lomba MTQ tingkat Provinsi DKI Jakarta itu nanti akan mewakili kontingen DKI Jakarta dalam menghadapi MTQ Tingkat Nasional di Ambon, Maluku. Saya harap para perserta, pembina, dan pelatih untuk terus bekerja keras dalam menghadapi MTQ tingkat Nasional, saya optimis juara itu akan kita rebut,” katanya.

Fauzi, juga berharap kepada dewan hakim mampu berkerja dengan baik dan jujur dalam menilai para peserta, sehingga hasil yang didapat nantinya akan membuka peluang menang pada kejuaraan tingkat Nasional di Ambon.

Selain itu Gubernur juga  berharap melalui seleksi yang sangat ketat, para peserta akan menjadi duta DKI Jakarta untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional di Ambon.

Sementara itu Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan, dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi DKI Jakarta ini ada dua tujuan, yaitu tujuan umum dan khusus.

Tujuan umumnya untuk memupuk kecintaan masyarakat khususnya umat Islam terhadap Al Quran sebagai jalan hidupnya.  Selain itu juga menggerakan partisipasi umat islam untuk gemar membaca, memahami dan menghayati isi dan kandungan Al quran yang pada gilirannya dapat mengamalkannya dalam aktivitas kesehariannya.

Sedangkan, tujuan khususnya dalam upaya mencari bibit yang berbakat dan pembinaan para kader peserta MTQ yang potensial dan berkualitas guna menjadi duta Provinsi DKI Jakarta pada MTQ Nasional ke XXIV tahun 2012 yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-21 Juni 2012 di kota Ambon, Maluku.

Gubernur membeli kaligrafi  buah tangan para remaja Jakarta Utara. (wandi) 

“MTQ tingkat DKI Jakarta akan berlangsung selama 6 hari, yaitu dari tanggal 25-30 Maret 2012 di Balai Yos Sudarso Walikota Jakarta Utara,” ungkap Marullah.

Dalam pagelaran MTQ MTQ ini kata Marullah, terdapat 4 cabang dan 17 golongan yang akan di musyabaqahkan, yaitu cabang Tilawah Al Quran 6 golongan putra dan putri (tartil, kanak-kanak, remaja, dewasa, cacat netra, dan qira’atus sab’ah), cabang Hifzil Quran 5 golongan putra dan putri (1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz), cabang Tafsir Al Quran 3 golongan putra dan putri (bahasan Arab, Inggris, dan Indonesia), dan cabang Khat Al Quran (kaligrafi) 3 golongan putra dan putri (naskah, hiasan mushaf dan dekorasi), serta eksibisi golongan kaligrafi kontemporer putra dan putri.

Peserta MTQ terdiri dari para kader potensial hasil seleksi di tingkat kota/kabupaten, dan LPTQ Provinsi DKI Jakarta berjumlah 350 orang dengan rincian, Jakarta Pusat 38 orang, Jakarta Utara 68 orang, Jakarta Barat 59 orang, Jakarta Selatan 64 orang, Jakarta Timur 58 orang, Kepulauan Seribu 13 orang, dan hasil seleksi LPTQ 50 orang. “Pada penyelenggaraan MTQ ini terdapat 75 orang yang terdiri hakim nasional, hakim tingkat Provinsi DKI Jakarta, dan hakim perwakilan wilayah yang telah direkrut oleh tim secara selektif,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo membeli sebuah lukisan seharga Rp 20 juta, hasil kaligrafi anak negeri dengan judul Ayat kursi (Al-Baqarah 255), hasil karya Ujang Badrusalam yang berprofesi sebagai pelukis kaligarfi selama 20 Tahun.

LIMA GUBERNUR

“Lukisan saya ini sudah pernah dibeli oleh 5 Gubernur yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan terakhir pak Fauzi Bowo. Saya sangat berterima kasih karena hasil karya saya ini sangat diminati oleh pejabat maupun masyarakat,”terang Ujang sambil menunjukkan beberapa lukisan karya dirinya yang lain. (wandi/dms)