Mantan Sekda Kabupaten Simalungun Dibekuk

Senin, 9 April 2012 — 19:54 WIB
lungun94

MEDAN (Pos Kota) – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tahun 2001-2002, Abdul Muis Nasution,64, ditangkap tim gabungan Kejagung, Kejati Sumatera Utara dan Kejati Sulawesi Selatan di Makassar.

Abdul Muis adalah terpidana kasus korupsi Penyusunan Perubahan Surat Pajak Tahunan PPh pada 2001-2002, dengan kerugian negara senilai Rp 1,8 miliar dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Pematang Siantar.

Penangkapan dilakukan setelah adanya putusan dari Mahkamah Agung 4 November 2011, lalu yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pematang Siantar dan Pengadilan Tinggi Sumatera Utara selama 4 tahun penjara.

Penetapan buron, dikeluarkan 18 Februari 2012 , kata Pelaksana Harian Kasi Penkum Kejatisu, Ronald H Bakkara SH kepada wartawan di Kejatisu, Senin (9/4).

Menurut dia, dalam kasus ini terpidana telah mengeluarkan pembiayaan untuk konsultan perhitungan SPT PPh tersebut, yang dilakukan pada 2003 lalu.

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Kejari Pematang Siantar dan BPKP Provinsi Sumatera Utara pada 2008 lalu, pengunaan jasa konsultan yang berasal dari APBD 2001 lalu telah merugikan negara sebesar Rp 1,8 Milliar.

“Terpidana telah diterbangkan ke Kejagung. Dan akan diterbangkan ke Medan selanjutnya terpidana diboyong ke Pematang Siantar,” ujarnya.

Abdul Muis Nasution dijatuhi hukuman empat tahun penjara tahun 2008. Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi Sumatera Utara menguatkan putusan tersebut. Pada tingkat kasasi pada 4 Februari 2011, Mahkamah Agung menolak kasasi terpidana.

Atas dasar telah berkekuatan hukum tetap inilah, pihak Kejari Pematang Siantar melakukan eksekusi terhadap terpidana. Namun, tak puas dengan ganjaran hukum yang harus dijalaninya, terpidana mengambil keputusan untuk melarikan diri. (samosir)