Guru Cabuli Murid Untuk Pertebal Ilmu

Jumat, 27 April 2012
ilusguru

BEKASI (Pos Kota)-Oknum guru ngaji mencabuli empat bocah lelaki muridnya dibekuk petugas Polresta Bekasi Kota di Jatisampurna, Pondok Gede. Tersangka Jamaludin alias Jamal,23, masih diperiksa intensif oleh polisi.

Tersangka mengaku melakukan perbuatan tercela itu untuk mempertebal ilmu pengasihan yang sedang dilakoninya.

Menurut Kasatreskrim Polresta Bekasi Kota Kompol Taufik Hidayat, Kamis(26/4) siang, terbongkarnya aib yang menimpa empat bocah lelaki murid ngaji ketika Ar,13, salah satu murid ditanya orangtuanya karena tak mau berangkat mengaji seperti biasanya.

Ar yang sudah tak tahan lalu menceritakan aib yang selama ini dipendamnya itu setelah kedua orangtuanya mendesak.

Mendengar penuturan anaknya, orangtua Ar terperanjat. Rupanya aib yang dialami Ar juga menimpa tiga murid lainnya yakni Abs,10, Sap,14, dan AA,15.

Keempat murid ini tak berani memberitahu orangtua lantaran sang guru cabul ini
mengancam akan membunuh jika rahasia tersebut dibocorkan.

Orangtua murid yang tak terima perlakuan sang oknum guru cabul ini melaporkan perbuatan Jamaludin ke Polsek Pondok Gede. Petugas menerima laporan warga ini segera mengambil tindakan.

Rabu malam, petugas Polresta Bekasi Kota bekerjasama dengan Polsek Pondok Gede menciduk tersangka di rumahnya di bilangan Pondok Gede.

Tersangka Jamaludin mengaku pada petugas, melakukan perbuatan itu untuk mempertebal ilmu pengasihan yang sedang dilakoninya. Perbuatan itu dilakukan terhadap anak didiknya itu usai mengaji, lalu si murid diajak ke sebuah rumah kosong atau gudang kosong. Perbuatan ini berjalan mulai Januari 2012 lalu sampai sekarang.

Tersangka Jamaludin mengaku perbuatan tersebut dilakoni lantaran sebuah mimpi kalau mempertebal ilmu pengasihan yang sedang dijalankannya itu harus mencabuli beberapa anak muridnya.

“Dia mengaku sedang memperdalam ilmu pengasihan. Untuk mempertebal kadar ilmunya
itu, tersangka memperoleh wangsit dari mimpi harus mencabuli beberapa
anak muridnya,” papar Kasatreskrim Kompol Taufik Hidayat.

Lanjut Taufik, berdasarkan pemeriksaan, tersangka Jamaludin kondisinya sehat dan tak ada tanda penyimpangan. Tersngka kami jerat pasal 82 Undang-undang RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(yanto/b)

Tek: Tersangka Jamaludin, oknum guru ngaji mencabuli 4 anak didiknya
guna mempertebal ilmu pengasihan yang sedang dijalaninya.(yanto)

Terbaru
Terpopuler
KIH Belum Serahkan Nama
Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan DPR Buntu
Kamis, 23 Oktober 2014
Politik
Gasak Motor di Kelapa Gading
Komplotan Curanmor Ditembak, Senpi Rakitan Disita
Kamis, 23 Oktober 2014
Perampokan dan Pencurian
Kicauan Denny JA Dalam Akun Twitter
Tim Sukses Sindir Jokowi Lambat Umumkan Kabinet
Kamis, 23 Oktober 2014
Politik
Ketigakalinya Demo ke Balaikota
Massa Buruh Minta Ahok Jangan Gegabah
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Setinggu Dua Meter
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Tumpukan Sampah
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Berada di Atas Lahan Pengairan
25 Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi, Dibongkar
Kamis, 23 Oktober 2014
Bekasi
Polisi Kejar Pelaku
Baru Sehari Bekerja, Pembantu Gasak Perhiasan Majikan di Menteng
Kamis, 23 Oktober 2014
Perampokan dan Pencurian
Murid SD Dapat Paket Olahan Sudin Nakkan
`Asyik, Kami Dapat Makan Gratis…`
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Tak Pernah Dapat Bantuan
Washliyah Protes Penyaluran Bansos Kemenag
Kamis, 23 Oktober 2014
Agama
Polres Lampung Tengah
Asyik Judi Koprok, Tunggang Langgang Saat Digerebek
Kamis, 23 Oktober 2014
Peristiwa

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.