Jumat, 4 Mei 2012 18:15:54 WIB

Kantor Kecamatan Kelapa Gading dan Kantor Lurah Koja Tidak Layak

lurahan45

KELAPA GADING (Pos Kota) – Dua kantor pelayanan masyarakat yakni kantor Kecamatan Kelapagading, dan Kelurahan Koja Jakarta Utara dinilai sudah tidak memenuhi standar.

Ini karena kedua kantor itu memiliki lahannya yang sempit, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi kurang maksimal. Meski begitu, Pemkot Jakarta Utara terus berusaha mencarikan lahan.

“Memang kantor Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta kondisinya belum standar dan tidak memenuhi persyaratan karena lahannya sangat terbatas. Sebab, saat ini kantor Kecamatan ini memiliki luas lahannya hanya 2.000 meter persegi. Sedangkan, persyaratannya minimal 3.000 meter persegi. Memang saat ini yang menjadi persoalannya hanya lahannya yang terbatas, sehingga ruangannya tidak mencukupi untuk kapasitas satu ruangan,” kata Camat Kelapagading Jupan Royter, Jumat (4/5).

Menurutnya, akibat keterbatasan lahan , Bank DKI dan kantor pelayanan pajak terpaksa dipisah dengan jarak sekitar 50 meter dari kantor kecamatan. Memang seharusnya, kedua pelayanan itu harus menyatu agar pelayanannya menjadi maksimal.

Diakui oleh Jupan, tahun 2009 sudah ada anggaran Rp 9 miliar untuk merenovasi kantor Kecamatan Kelapa Gading. Namun, permasalahannya kembali ke luas tanah yang tidak standar, sehingga Pemkot Jakarta Utara tidak berani merenovasi sebab terbentur ketentuan.

“Saat ini, kami sedang membahas usulan lahan yang akan dipergunakan untuk membangun kantor kecamatan. Ada dua lokasi yang kami tawarkan yakni lahan di Jalan Nias dan Jalan Summagung Kelapa Gading Timur . “Lahan ini merupakan lapangan tenis yang kurang dimanfaatkan lagi oleh warga, saya melihat lokasi itu pas disamping lokasinya strategis, mudah dijangkau oleh masyarakat,”jelasnya.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Lurah Koja Muhammad Andri. Menurutnya memang kantor Kelurahan Koja kondisinya sempit, dan hanya berlantai dua, serta tidak sesuai dengan standar kelurahan yang memiliki luas 1.000 meter.

Saat ini, kata Andri, Kelurahan Koja hanya menempati lahan seluas 244 meter persegi. Padahal standarnya minimal 1.000 meter persegi. “Saat ini kami juga masih berusaha mencarikan lahan yang lebih luas agar pelayanan lebih maksimal,”jelas Andri.(wandi)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.