Calon Kades Diduga Pakai Ijazah Palsu, Warga Unjukrasa

Selasa, 19 Juni 2012
logo-sub

BEKASI (Pos Kota)-Pesta demokrasi di level bawah, ternyata juga penuh dinamika, seperti yang terjadi pada Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Jatiwangi, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Selasa pagi (19/6/2012). Puluhan warga, mendatangi kantor Panitia Pemilihan Kepala Desa. Mereka meminta calon kepala desa (kades) yang diduga menggunakan ijazah palsu digugurkan.

Sejumlah poster penolakan terhadap calon kades itu dibentangkan di kantor desa. Pimpinan aksi juga menggelar orasi yang intinya panitia Pilkades agar Satim, salah satu calon kades digugurkan  karena tidak memenuhi persyaratan pencalonan.

“Belum jadi kepala desa saja sudah mau macam-macam. Apalagi nanti sudah jadi,’ kata warga yang kebanyakan anak muda ini, sambil mengatakan warga Desa Jatiwangi, berbeda dengan dulu yang nurut saja, dan cuek dengan tindakan kebohongan.

Petugas Polsek Cikarang Barat, yang menjaga kantor itu sempat dorong-dorongan dengan para pengunjuk rasa yang mau masuk kedalama ruangan panitia. Beruntung aksi itu hanya sebentar dan beberapa petugas meminta pengunjuk rasa melakukan orasi damai dan tidak anarkis.

Aksi unjuk rasa puluhan warga sampai saat ini masih terus berlanjut, warga tetap bertahan sampai panitia memanggil calon kades untuk digugurkan menjadi calon kades.

Pilkades di Kabupaten bekasi akan dilaksanakan serentak pada 9 September 2012 di 147 desa. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Bekasi, Slamet Supriyadi, mengatakan  pelaksanaan Pilkades ini juga akan dibarengi dengan pembentukan Badan Permusyawaratan Desa di 182 desa/kelurahan se-Kabupaten Bekasi.

Menurut Slamet, anggaran pelaksanaan Pilkades tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES). “Anggarannya diambil 10 persen dari APBDES,” kata Slamet.

Dikatakannya, anggaran tersebut sampai saat ini sedang dalam tahap pencairan di Kas Daerah, dan sedikit terlambat dari jadwal yang sudah ditentukan karena ada beberapa persyaratan administrasi yang masih kurang.

(saban/sir)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.