Selasa, 26 Juni 2012 19:37:40 WIB

Polwan Gadungan Ditangkap Polres Bandara

Polwan Gadungan

TANGERANG (Pos Kota) – Seorang wanita paruh baya ditangkap anggota Polres Metro Bandara Soekarno Hatta di Terminal II Bandara Soekarno Hatta. Wanita ini ditangkap polisi karena mengenakan Pakaian Dinas Harian (PHD) kepolisian. Polisi membawa wanita asal Bandung, Jawa Barat tersebut lantaran tidak bias menunjukan kartu anggota polisi.

Susan Natalie, 55, ditangkap petugas ketika sedang berdiri di halte bus Primajasa Terminal II Bandara Soekarno Hatta. Selasa (26/6) siang. Petugas mencurigai Polwan gadungan dengan pamgkat Komisaris Polisi (Kompol) itu karena monogram yang dikenakan pada seragam yang dikenakannya itu untuk Perwira Tingga (Pati).

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta, Kompol Siswo Yuono mengatakan Susan Natalie ditangkap setelah anggota Polwan dari Mabes Polri sedang melakukan patrol di area Bandara Soekarno Hatta. Petugas kemudian mencurigai wanita separuh baya itu sedang berdiri di halte Bus Primajasa.

Anggota Polwan tersebut kemudian menghampiri Susan untuk menanyakan kartu anggota polisi. Kecurigaan anggota Polwan tersebut terbukti benar. Susan tidak dapat menunjukan kartu anggota polisi.

“Susan dicurigai mengenakan baju seragam polisi berpangkat Kompol. Sedangkan Monogram yang menempel di kerah seragam yang dikenakan itu untuk Perwira Tinggi,” ungkap Siswo.

Kepada petugas, kedatangan ibu 4 orang anak itu ke Terminal II Bandara Soekarno Hatta itu untuk menjemput seorang temannya. Wanita asal Bandung, Jawa Barat itu mengenakan seragam polisi hanya untuk gagah-gagahan. Selain untuk dengan menggunakan seragam, dia mendapat potongan tiket Bus Primajasa.

“Ngakunya hanya untuk gagah-gagahan saja. Tapi kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan apakah ada motif lain lain atau tidak, kata kasat.

Susan mendapatkan pakaian dinas polisi berserta atributnya itu setelah membelinya di Pasar Senen, Jakarta Pusat, seminggu lalu . Susan datang ke Bandara Soetta, lantaran mau ke Bandung usai menjemput temannya . Susan pun akhirnya mengenakan seragam polisi.

Aksi penipuan Susan akhirnya diketahui anggota Polwan yang sebenarnya, yang mencurigai tanda di kerah baju berwarna merah yang seharusnya diperuntukkan bagi Perwira Tinggi (Pati). Ketika ditanya, Susan mengaku bertugas di Mabes Polri.

Ketika digeledah, polisi mengamankan 6 unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berbagai bank, dua buah hand talky, tiga unit handpone, satu buah BPKB sepeda motor, 200 dolar AS, 400 dolar Hongkong, 5 Ringgit Malaysia, Rp 800 ribu.

“Susan terancam pasal 228 KUHP karena mengenakan seragam dinas tidak sesuai dengan ketentuan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara,“ ungkap Siswo. (C3/dms)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.