Ratusan Rumah Warga Tercemar Air Laut

Minggu, 8 Juli 2012 — 15:39 WIB
Cimanuk-n

INDRAMAYU (Pos Kota) -  Dampak musim kemarau yang kering di Indramayu membuat sejumlah sumur tanah di sejumlah kecamatan di Indramayu sulit mengeluarkan air. Kalau pun airnya keluar rasanya beurbah menjadi asin akibat tercemar air laut.

Interusi atau resapan air laut pada musim kemarau ini kata Ny. Tasmi, 41 jaraknya sudah menjangkau sekitar 7 Km dari garis pantai. Sehingga membuat sumur-sumur warga terasa asin lantaran tercemar air laut yang meresap ke darat. Bahkan air laut juga mencemari  Sungai Cimanuk.

Air Sungai Cimanuk yang tercemar air laut warnanya berubah  menjadi coklat kehitam-hitaman. Air itu jika dijilat rasanya  payau atau setengah asin. Itu karena air Sungai Cimanuk tercampur air lait.

Pemantauan Pos Kota, Minggu (8/7) Sungai Cimanuk biasanya mengalirkan air ke laut. Namun pada musim kemarau ini kondisinya malah berbalik. Justru air laut yang  masuk dan menggenangi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Cimanuk sepanjang 7 Km dari garis pantai.

Warga sekitar Daerah Aliran Sungai  (DAS) Cimanuk sekarang ini nampaknya enggan memanfaatkan air Sungai Cimanuk untuk kebutuhan sehari-hari misalnya air minum, mand karena airnyanya sudah terasa cukup asin.

“Paling-paling masih digunakan untuk cuci pakaian atau perabot rumah tangga,” kata Warji, 49 warga Desa Arahan yang dihubungi Pos Kota, Minggu (8/7) usai mencuci karpet sehabis digunakan untuk keperluan hajatan.  (taryani/dms).-