Sambut Kenaikan Tarif, Tol Cikampek Bersolek

Minggu, 30 September 2012
Tol Cikampek

JAKARTA (Pos Kota) – Rencana kenaikan tarif tol 10 persen awal Oktober menuntut pemerintah memperbaiki kualitas standar pelayanan minimal. “Kami sudah meningkatkan pelayanan di ruas tol Jakarta-Cikampek, menyusul rencana kenaikan tarif  tol 10 persen untuk awal Oktober 2012,”
ungkap Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk, Hasanudin, Sabtu di Jakarta.

Menurutnya,  peningkatan kualitas standar pelayanan minimum (SPM) seperti  dipersyaratkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sudah dipenuhi semua, bahkan di atas SPM.

SPM di bidang layanan konstruksi, antara lain perkerasan jalan tol Jakarta – Cikampek sudah selesai. Pihaknya juga sudah  memperlancar aliran lalu lintas di gerbang tol dengan mengintesifkan penggunaan Gardu Tol Otomatis (GTO),  dan menyediakan layanan jemput transaksi apabila terjadi antrean.

“Nah, sekarang, secara SPM kami sudah siap. Kami sudah melakukan berbagai perbaikan seperti perbaikan jalan berlubang, perbaikan guard rail, dan sebagainya, Kekuatan jalan tol pun kami tingkatkan dengan overlay dan scrapping filling,” kata Hasanudin.

Dari pantauan di jalur Cikampek terlihat layanan  informasi lalu lintas terus dilakukan. Penyampaian informasi kepada pengguna jasa lewat papan elektronik dilakukan selama 24 jam.

Sejumlah titik jalan yang berlubang kini sudah mulus. Pagar pengaman, rambu dan marka lalulintas untuk keselamatan pengguna jasa juga sudah terpasang, dan jumlahnya ditambah.

Lampu penerangan jalan nyala semua. Garis putih pemisah jalur tampak sangat jelas.  Cabang Cikampek juga terus menambah pohon-pohon dan bunga sehingga ruas ini tampak asri dan nyaman.

AMBULANS

Tak hanya itu, ambulans, mobil patroli, dan truk derek stand by 24 jam. “Paling lama dalam 30 menit ambulans, mobil patroli dan derek sudah tiba di lokasi pengguna jasa yang membutuhkan. Ini semua layanan gratis. Untuk menjaga keamanan pengguna jasa, patroli PJR selama 24 jam,” kata Cece, staf Cabang Cikampek.

Jasa Marga juga menyiapkan jejaring sosial, termasuk closed-circuit television  (CCTV) yang jumlahnya terus ditambah agar dapat menyediakan informasi lalu lintas yang real time.  “Namun untuk kenaikan tarif ini  kami tetap menunggu persetujuan pemerintah,” ujar Hasanudin.

Menurut dia, pihaknya juga telah melakukan serangkaian upaya peningkatan layanan dan  sosialisasi, antara lain pemasangan spanduk di berbagai titik, dan melalui jejaring sosial. “Pelayanan di ruas Cikampek rata-rata sudah di atas SPM yang dimintakan kepada kami,” ujarnya.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan total panjang 83 km mulai dioperasikan oleh Jasa Marga semenjak tahun 1988. Seharusnya, kenaikan tarif dilakukan pada Juli 2012 lalu. (aby/dms)

Terbaru
Terpopuler
Korban Kecelakaan KA di Cirebon
Isak Tangis Sambut Dua Jenazah Anggota Polres
Kamis, 23 Oktober 2014
Peristiwa
KIH Belum Serahkan Nama
Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan DPR Buntu
Kamis, 23 Oktober 2014
Politik
Gasak Motor di Kelapa Gading
Komplotan Curanmor Ditembak, Senpi Rakitan Disita
Kamis, 23 Oktober 2014
Perampokan dan Pencurian
Kicauan Denny JA Dalam Akun Twitter
Tim Sukses Sindir Jokowi Lambat Umumkan Kabinet
Kamis, 23 Oktober 2014
Politik
Ketigakalinya Demo ke Balaikota
Massa Buruh Minta Ahok Jangan Gegabah
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Setinggu Dua Meter
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Tumpukan Sampah
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Berada di Atas Lahan Pengairan
25 Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi, Dibongkar
Kamis, 23 Oktober 2014
Bekasi
Polisi Kejar Pelaku
Baru Sehari Bekerja, Pembantu Gasak Perhiasan Majikan di Menteng
Kamis, 23 Oktober 2014
Perampokan dan Pencurian
Murid SD Dapat Paket Olahan Sudin Nakkan
`Asyik, Kami Dapat Makan Gratis…`
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Tak Pernah Dapat Bantuan
Washliyah Protes Penyaluran Bansos Kemenag
Kamis, 23 Oktober 2014
Agama

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.