Jokowi Kecewa, Lurah dan Camat Tidak Ada di Kantor

Selasa, 23 Oktober 2012 — 12:57 WIB
sidak-jokowi

CEMPAKA PUTIH (Pos Kota)- Lakukan sidak pagi hari, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dibuat kecewa, Selasa (23/10). Gubernur yang akrab disapa Jokowi ini tidak mendapati lurah Senen Anwar Maulana dan Camat Cempaka Putih Azril Rizal di kantor kendati jam kantor sudah berlaku. Tak diketahui kemana perginya kedua pejabat tersebut.

Aksi sidak gubernur untuk yang pertamakalinya tersebut sempat membuat pegawai kelurahan Senen dan kantor kecamatan Cempaka Putih, Jakpus kelabakan. Mereka tergopoh-gopoh segera membuka loket pelayanan dan menjawab semua pertanyaan gubernur dengan nada ketakutan.

“Pak Lurah lagi ke lapangan Pak,” jawab salah satu pegawai kelurahan Senen saat ditanya Gubernur kemana Lurahnya, Selasa (23/10).

Usai sidak di Kelurahan Senen, Jokowi melanjutkan sidaknya ke kantor kecamatan Cempaka Putih. Lagi-lagi dikantor tersebut Jokowi tidak mendapati Camatnya. Menurut keterangan staf kecamatan, Camatnya sedang ada keperluan di luar kantor.

Di kantor kecamatan, Jokowi hanya berkunjung sekitar 10 menit saja. Usai bertanya beberapa hal seperti loket pelayanan KTP dan prosedur perijinan bangunan, Jokowi pun segera meninggalkan kantor kecamatan.

“Saya tadi datang pukul 08.00 WIB, camatnya belum ada, lurahnya juga nggak ada. Ya bagus, bagus,” ujar Gubernur.

Jokowi menuturkan sidaknya hari ini hanya sebagai sample untuk menilai kinerja aparat kelurahan dan kecamatan yang ada di Jakarta. Dikatakannya, jika kelurahan dan kecamatan yang dilihatnya seperti itu cara kerjanya, seperti datang tidak tepat waktu atau ada yang bolos, maka di kelurahan dan kecamatan lain juga pasti sama kinerjanya.

“Besok saya mau kumpulkan semua lurah dan camat. Itu harus dievaluasi. Mereka harus melayani warga dengan baik,” lanjutnya.

Lurah Senen Anwar Maulana sendiri sedang mengantar istrinya yang bekerja di sebagai PNS di balaikota. Sedang Camat Cempaka Putih Azril Rizal baru nongol setelah Gubernur menaiki mobilnya meninggalkan kantor kecamatan.

(inung/sir)

  • http://www.facebook.com/jangkung.adi Jangkung Adi

    “Saya tadi datang pukul 08.00 WIB, camatnya belum ada, lurahnya juga nggak ada. Ya bagus, bagus,” ujar Gubernur.“Besok saya mau kumpulkan semua lurah dan camat. Itu harus dievaluasi. Mereka harus melayani warga dengan baik,” lanjutnya.

  • http://www.facebook.com/jangkung.adi Jangkung Adi

    mantaf p gubernurku sikat semua tuh yg kerjanya lelet gitu

  • giasono ratsky

    sering2 aja pak Jokowi, sidak seperti itu..klu perlu ganti pejabat yg ngablun, maunya cuma dihormati tapi kerjanya “ngantar isteri belanja”…..

  • wawan

    benar pak, kita sebagai warga kadang sebel dengan pelayanan baik Kelurahan maupun Kecamatan. meskipun mereka ada tapi hanya haha hihi dan baca koran didalam, sementara pelayanan buka jam 11 dan jam 12 istirahat.

  • mas susi

    mantap pak jokowi

  • Emil Syahroni

    Susah amat sih suruh rajin kerja, kalo di swasta udah dipecat dari kemarin tuh. Kalo jadi pejabat nggak bisa buat contoh baik ke anak buahnya mendingan singkirkan aja.

  • ardi

    camat cempaka putih dan lurah harus nya di pecat aja karna sdh menghina bapak jokowi semasa kampanye
    nih gw warga cempaka putih dan sebagai tim sukses jokowi- basuki kususnya luranya di PECAT dan camat nya DI GANTI
    karna kerjanya nga becus dan banyak politik uang disana

    salam jigrik warga cempaka putih

  • Mbah Priok

    Jangan jangan Camat dan Lurahnya lagi……………curiga ih.

  • Kenshi78

    sebaiknya pejabat2 semasa rezim kumis diganti aj pak,,soalnya mereka manusia2 malas dan gila akan jabatan!!