Sabtu, 24 November 2012 16:46:40 WIB

Cetak Pelajar Tertib Lalu Lintas di Bekasi Kota

lantas1

Pendidikan keselamatan berlalu lintas tak henti-hentinya digaungkan polantas di seluruh penjuru negeri. Hal tersebut dilakukan guna mengingatkan dan menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas dalam tubuh masyarakat indonesia. Sehingga, tidak hanya angka kemacetan dan kecelakaan yang dapat ditekan, namun juga mampu menumbuhkan budaya disiplin dalam berlalu lintas.

Begitu juga apa yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bekasi Kota. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti kegiatan pada Senin, 19 November 2012 dimana Satlantas bekasi kota bersama para stake holder melakukan Sosi­alisasi dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada ratusan pelajar SMA 8 kota Bekasi.

Kasat Lantas Polres Bekasi Kota Kompol Iman Pribadi Santoso. SIK mengatakan, Sosialisasi dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas dikalangan pelajar ini merupakan upaya dalam memberikan pemahan mengenai undang-undang no.22 tahun 2009 serta menanamkan kesadaran pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

”Sosialisasi ke kalangan pelajar ini menjadi bagian da­lam pemahaman lalu lintas yang tertuang di undang-undang no.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara sejak dini secara otomatis akan menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas” ujarnya

Rata-rata pelajar SMA masuk dalam usia rawan resiko kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, pembekalan mengenai kedisiplinan pun diberikan agar meningkatkan kesadaran para siswa terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

”Usia 17-24 tahun adalah usia rentan resiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami juga memberikan pembekalan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesasadaran pen­ting­nya keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar SMA di kota bekasi ini” jelasnya.

Di sisi lain, pihak sekolah dan orang tua siswa juga di­min­ta agar berperan aktif memberi pemahaman akan pentinya disiplin berlalu lintas kepada para pelajar .”Dalam hal ini, peran serta pihak se­kolah dan orang tua murid juga sangat dibutuhkan dengan membuat peraturan yang me­larang siswanya membawa kendaraan bermotor ke se­ko­lah sebelum memiliki SIM. Pa­ra orang tua hendaknya meng­awasi anaknya agar tidak me­ngendarai kendaraan bermotor di jalan raya sebelum berusia 17 tahun dan membuat SIM,” terang Kompol Iman.

“Selanjutnya, kami beserta seluruh stake holder pemang­ku kepentingan telah berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya menekan angka kecelakaan di kota Bekasi ini. Baik penyuluhan maupun penindakan akan intens kami lakukan demi menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas hingga pada akhirnya mampu menurunkan angka ke­ce­la­ka­an,” tutupnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Walikota Bekasi Dr H Rahmat Efendi dan kepala dinas terkait ini juga membagikan buku uu no 22 tahun 2009 dan buku saku tentang tata ca­ra berlalu lintas kepada seluruh siswa. (Rian/Danar/TMC)

Teks Foto : Jajaran Satlantas Bekasi Kota bersama stakeholder tengah melakukan sosialisasi dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada pelajar SMA di Kota Bekasi.

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.