Gudang Penuh, Garam Menumpuk di Pinggir Pantura

Senin, 10 Desember 2012
gdg

INDRAMAYU (Pos Kota) – Bahu jalan di Jalur Pantura Blok Cilet, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jabar bukan sekedar jadi lokasi parkir kendaraan yang aman dan nyaman. Tapi juga disulap sejumlah bakul dan petani menjadi gudang-gudang garam.

Di tepi Jalur Pantura di Blok Cilet itu dalam beberapa hari ini banyak dijumpai tumpukan garam hasil produksi para petani garam setempat yang sengaja disimpan di tepi jalan dan hanya ditutupi terpal.

Penyimpanan garam di tepi jalan itu sengaja dilakukan para bakul, tengkulak dan petani garam karena semua gudang garam baik ukuran besar yang menampung ribuan ton maupun gudang kecil yang menampung puluhan ton kondisinya penuh. Sehingga bagi para bakul dan tengkulak garam tak ada jalan lain kecuali menumpuk garam hasil produksi musim kemarau itu di tepi jalan.

Tengkulak dan bakul selaku pemilik garam itu sengaja menyimpan garam itu sambil menunggu perkembangan harga yang lebih baik setelah masa panen garam berlalu. “Mudah-mudahan harganya bisa tembus Rp500 per Kg,” kata Darmin, 41 petani garam Blok Cilet.

Harga garam sekarang ini tergolong masih murah. Per Kg hanya Rp300. Beberapa bulan mendatang  harganya diprediksi bakal naik lebih tinggi dari harga garam sekarang ini..

“Sekarang harga garamnya masih murah sehingga para bakul maupun tengkulak belum berniat menjual garam tersebut,” katanya.

Di Desa Karanganyar Kecamatan Kandanghaur dan Desa Santing Kecamatan Losarang tercatat sebagai desa produsen garam rakyat. Di kedua desa itu tersimpan ratusan ribu ton bahkan jutaan ton garam yang siap dijual untuk berbagai kebutuhan.

(taryani/sir)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.