Pengembang Tolak Normalisasi Kali Pesanggrahan

Rabu, 9 Januari 2013
Kalisanggah91

KEMBANGAN (Pos Kota) – Normalisasi Kali Pesanggrahan di Jakarta Barat yang akan dilebarkan menjadi 45 meter sepanjang 4 kilo meter bakal tak terlaksana sesuai jadwal. Pasalnyaa ada pengembang menolak memancang tiang (Site Pile) di wilayahnya.

Rencana Kementerian PU itu ditolak pengembang Perumahan Villa Kelapa Dua Wicaksana,Kelurahan Kelapa Dua,Kecamatan Kebon Jeruk karena lahan yang akan dipancang belum diberi gantirugi.

Tim Pengendalian Pengawasan Pembangunan Wilayah (TP3W) Jakarta Barat, Ir. Bambang Djoko, Rabu (9/1), mengatakan pihaknya akan mengkoordinasikan kembali dengan isntansi terkait maupun pengembang Villa Kelapa Dua.

”Karena saat sosialisasi yang dihadiri sembilan instansi, pihak Pt.Villa Kelapa Dua sudah memahami bahwa lahan yang akan dipancang merupakan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum yang harus diserahkan, jadi tidak ada gantiruginya. Saat itu kami juga saling bersalaman masalahnya clear. Kalau sekarang dilokasi pelaksaan pemancangan distop, kami akan cek.”ujarnya.

PT.Villa Kelapa Dua, menurutnya baru sebagian menyerahkan fasos fasum, di blok I seluas 25.315M2 dan di blok G baru seluas 4.915M2 (sebelah barat) penyerahan tanggal 24 November 1997. Sedang di sisi timur termasuk yang terkena normalisasi kali belum diserahkan, luasnya kurang dari 1 Ha.”Selain normalisasi Kali Pesanggarahan di realestate ini, juga terkena jalan inspeksi sisi barat dan sisi timur selebar masing-masing 10 meter,”kata Bambang.

Sedang pemancangan tiang yang terhenti panjangnya sekitar 175 meter dan rencana pembangunan jalan inspeksi sisi timur yang belum terlaksana, untuk jalan inspeksi sisi barat sudah selesai serta digunakan sebagai jalan di kompleks perumahaan itu.”Proyek normalisasi sepanjang 4 kilometer akan terkena lahan di 15 pengembang. Tapi lahan yang akan terkena tersebut merupakan fasos fasum. Jadi tidak ada pengembang yang bisa menuntut gantirugi,”katanya. (herman)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.