Selasa, 29 Januari 2013 08:59:32 WIB

Polisi Pasang Spanduk Peringatan

Enam Lokasi Rawan Curanmor di Sukmajaya Depok

spanduk

DEPOK (Pos Kota) – Untuk mengurangi kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Sukmajaya, Depok dan sekitarnya, jajaran Polsek Sukmajaya memasang spanduk berupa imbauan kamtibmas di sejumlah titik rawan.

Berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke Polsek Sukmajaya selama tiga bulan terakhir terjadi peningkatan pencurian kendaraan , baik itu motor maupun mobil terutama yang sedang diparkir di pinggir jalan.

“Spanduk sepanjang 3 meter sudah kita siapkan berisi tentang imbauan untuk menjaga kendaraannya dari pencurian dengan dikunci ganda,”ujar Kapolsek Sukmajaya Kompol Fitria Mega kepada Pos Kota di ruang kerjanya, Senin (28/1) pagi.

Fitria mengatakan pemasangan spanduk itu untuk meningkatkan rasa kesadaran dalam menjaga keamanan dirinya sendiri. Khususnya dalam menjaga keamanan kendaraannya saat sedang ditinggal parkir di pinggir jalan maupun tempat pertokoaan.

“Enam titik lokasi rawan pencurian kendaraan bermotor yaitu Abadijaya, Mekarjaya, Jatimulya, Tirtajaya, dan Sukmajaya yang merupakan daerah ramai dan padat penduduk nanti akan kita tebarkan spandul di lokasi yang strategis,”tambahnya.

Selain upaya pemasangan spanduk, pihaknya juga mengerahkan anggota untuk tidak cape-capenya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengunci ganda kendaraan. Tapi selalu dianggap remeh oleh pemilik kendaraan.

“Walaupun kesadaran masyarakat masih rendah terhadap menjaga keamanan kendaraan. Kita tetap melakukan musrembang di setiap kelurahan setiap minggunya,”demikian. (Angga/M7)

spanduk-himbauanTeks: Kapolsek Sukmajaya, Kompol Fitria Mega (tengah) bersama Wakapolsek Sukmajaya, AKP Subandi dan Kanit Reskrim, AKP Syah Johan memegang spanduk imbauan menjaga keamanan motor. (Angga)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.