Naik KRL Commuter Line Pakai Tiket Elektronik

Rabu, 13 Februari 2013 — 22:36 WIB
comuter

OPERATOR kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek, PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ), mulai Maret 2013 menerapkan program E-Ticketing (tiket elektronik).

Program tersebut untuk meningkatkan infrastruktur dan sistem otomatisasi kontrol penumpang dan diterapkan di 24 stasiun lintas Bogor– Jakarta Kota.

“Untuk sementara waktu program ini hanya berlaku pada perjalanan KRL Commuter Line. Perjalanan KRL Ekonomi masih menggunakan tiket kertas/konvensional,” jelas Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek, Tri Handoyo, dalam jumpa pers, Rabu (13/2).

Tahap pertama, penerapan E-Ticketing hanya berlaku untuk jenis tiket Single Trip atau tiket satu kali perjalanan. Selanjutnya penerapan E-Ticketing menyeluruh di lintas Jabodetabek pada Mei 2013 yang diikuti dengan pemberlakuan jenis tiket Multi Trip atau tiket isi ulang dengan menggunakan system potong saldo untuk setiap perjalanan.

OTOMATIS

Guna menunjang penerapan E-Ticketing menyeluruh, PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) memasang 307 perangkat gate elektronik. Untuk pintu masuk dan pintu keluar serta pemasangan 270 perangkat otomatisasi sistem pada loket yang terdapat di 60 stasiun Jabodetabek. Jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan.

“Program E-Ticketing pada KRL di Jabodetabek ke depan diharapkan dapat mendukung rencana pemerintah untuk mewujudkan program integrasi antarmoda dan sistem pembayaran elektronik (e-money),” jelas Tri Handoyo.

KERJA SAMA

Program E-Ticketing ini berkat kerja sama dengan PT Telkom khususnya dalam pengelolaan sistem E-Ticketing. Sebagai mitra PT Telkom akan memelihara dan mengoperasikan system E-Ticketing meliputi hardware, Software dan infrastruktur serta pemeliharaan perangkat.

PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek mengharapkan kerjasama seluruh stakeholder khususnya pengguna jasa KRL agar program E-Ticketing berjalan lancar. Program ini untuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa KRL di Jabodetabek dan akan diikuti dengan pengembangan layanan lainnya, baik sarana maupun prasana. (bambang/ak)

Terbaru
Terpopuler