Penghuni Rusun Marunda Belum Tahu

Kapal Kerapu Masih Sepi Penumpang

Jumat, 15 Februari 2013
iluskapal

CILINCING (Pos Kota) – Minimnya informasi akan adanya jalur transportasi laut (waterway) yang melayani Muara Baru – Marunda, membuat dua unit Kapal Motor (KM) Kerapu masih terlihat sepi. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya angkutan tersebut.Namun meski baru mengetahui hal tersebut warga menyambut gembira.

Seperti yang disampaikan Gatot Waluyo, 43, salah seorang nelayan yang selama ini masih harus bolak-balik ke Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk menghidupi keluarganya dengan bekerja serabutan. Menurutnya tidak ada informasi yang didapatkan atas diluncurkannya dua kapal tersebut. “Saya malah tahunya baru hari ini, kalau sekarang ada kapal yang rutenya ke Muara Baru,” ujar bapak dua anak ini.

Dikatakan Gatot, atas peluncuran kapal tersebut, dirinya mengaku senang dan menyambut dengan gembira. Pasalnya selama ini, dirinya menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan uang sebesar Rp25 ribu untuk sekali jalan. “Katanya kalau naik waterway kan gratis. Ya kalau memang bayar mudah-mudahan tarifnya tidak mahal,” harapnya.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Tri Hendro Surjatno mengatakan, pengoperasian jalur laut ini merupakan instruksi langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama. “Untuk tahap awal kami baru menyediakan dua KM Kerapu. Untuk selanjutkan akan kami evaluasi,” ujar Tri Hendro, di Pelabuhan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/2).

Menurut Tri, penyediaan angkutan air ini dikhususkan untuk transportasi warga Muara Baru yang direlokasi ke Rusun Marunda, pasca terjadinya bencana banjir yang melanda Penjaringan bulan lalu. “Makanya, kami prioritaskan dulu warga rusun yang bekerja di sana. Namun, kalau ada warga yang mau menumpang silakan. Tapi sesuai kapasitas penumpang,” katanya.

Dijelaskan Tri, saat ini dua unit kapal motor (KM) Kerapu berkapasitas 24 penumpang telah dioperasikan. Kapal tersebut merupakan bagian dari enam kapal KM Kerapu yang selama ini melayani rute Muara Angke – Kepulauan Seribu maupun sebaliknya. Kapal yang memiliki dua mesin 200 PK dengan kecepatan maksimum 30 knot, diperhitungkan akan menempuh jarak Marunda – Muara Baru sekitar 12 mil atau sekitar 17 kilometer yang bisa ditempuh hanya sekitar 30 menit.

KM Kerapu ini juga beroperasi dua kali sehari, yaitu pukul 07.00, dan pukul 16.30 di Pelabuhan Muara Baru samping Pertamina. Dimana pada jam tersebut dianggap sesuaikan dengan jam kerja dan jam pulang pekerja. “Tadi pagi belum ada penumpang yang ke Muara Baru, mungkin masih dalam proses sosialisasi ke warga,” katanya.

Tri menjamin saat ini warga yang menggunakan waterway ini tidak dipungut biaya alias gratis. Nantinya setelah dievaluasi, penumpang bakal dikenakan biaya yang disesuaikan dengan kemampuannya. “Tidak tahu sampai berapa lama gratisnya, namun nantinya tidak selamanya gratis. Kami sudah sosialisasikan ini ke warga rusun menggunakan spanduk di sekitar rusun,” ungkapnya. (Ifand)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.