Senin, 18 Februari 2013 23:23:29 WIB

Kasatreskrim Depok Dituntut Ketua DPC PP Rp.200 Miliar

Pemuda Pancasila Logo

DEPOK  (Pos Kota) – Sempat ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan di tahun 2011 silam, Ketua DPC Pemuda Pancasila Depok, Rudi Samin, menuntut Polresta Depok.

Rudi Samin yang didampingi kuasa hukumnya akan menuntut Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Febriansyah yang paling bertanggung jawab atas penetapan yang menjadikan seorang tersangka ketika itu.

Alasanya, karena tidak cukup bukti untuk untuk menjadikan dirinya tersangka.

Rudi menegaskan, kasusnya telah di-SP3 yakni penghentian penyidikan dari pihak Polda Metro Jaya karena kurang bukti.

“Saya sempat ditahan selama 25 hari, sehingga sangat merugikan saya sebagai pribadi serta organisasi PP Depok dimana saya merupakan ketuanya. Saya memohon kepada Kapolri maupun Kapolda Metro Jaya segera menindak Kasat Reskrim Polresta Depok yang sudah bersikap semena-mena dan arogan terhadap saya,”tutur Rudi, Senin (18/2) siang.

Selain itu, Rudi mengancam akan menuntut balik sekaligus meminta pertanggungjawaban atas penahanan terhadap dirinya di 2011 lalu.

Bahkan Rudi tidak segan-segan menuntut kerugian materi kepada Kasat Reskrim, Kompol Febriansyah sebanyak Rp. 200 Milliar.

“Nama saya sudah tercemar, maka saya menuntut kerugian materil sebesar Rp.200 milliar. Selain itu saya mau dia ditahan seperti  yang saya rasakan dulu,”tuntutnya.

Sementara itu saat Pos Kota mencoba konfirmasi kepada Kapolres Depok, Kombes Achmad Kartiko lewat pesan singkatnya mengatakan informasi dari mana terkait tuntutan tersebut.”Maaf saya lagi ada rapat di Polda.dan dari mana laporan informasi itu diperoleh?.”

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Febriansyah ketika dikonfirmasi, juga menyatakan belum dapat memberikan komentar. Febri mengatakan masih akan berkoordinasi dengan pimpinannya.

“Nanti ya, saya belum bersedia memberikan komentar lebih jauh,” singkat Febri. (Angga/d)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.