Mahfud MD Minta KPK Tangkap Anas

Selasa, 26 Februari 2013
mahanas262

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Mahfud MD meminta KPK tidak ragu-ragu menangkap Anas Urbaningrum atau siapapun yang terkait kasus korupsi (Hambalang).

“Nggak usah nunggu dewan etik (kasus bocornya Sprindik). Itu kejahatan. Itu disidik saja. Tetapi yang kasus Anas juga jalan. Tangkap saja,” kata Mahfud usai menghadiri acara peresmian Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK), di Cisarua, Bogor, Jabar, Selasa.

Menurut Mahfud, dirinya termasuk orang yang keras. Karena itu, kalau sudah korupsi jangan diampuni. “Siapapun dia. Apakah Anas atau bukan. Kalau korupsi sikat saja,”tegasnya.

Mantan anggota DPR dari Fraksi PKB beralasan negara ini mau ambruk dan sebab itu jangan karena teman, lalu kasusnya ditutupi. “Nggak boleh. Kita akan memantau,” tukasnya seraya menambahkan dirinya tidak sependapat dengan orang kasus Anas dipolitisir.

DITANGANI POLISI

Mantan Menteri Pertahanan di era Gus Dur inimenyatakan kasus bocornya Sprindik (surat perintah penyidikan penyidikan) itu termasuk kategori kejahatan dan karenanya serahkan saja kepada Polri untuk menanganinya.”Jadi jangan nunggu Dewan Etik bekerja. Serahkan kepada Polri agar disidik.”

Dia meminta berbagai pihak untuk tidak mengait-kaitkan bocornya Sprindik dengan kasus korupsi Anas. “Kasus Sprindik kasus sendiri. Korupsi disidik sejak Juli.”

Oleh karena itu, kalau kasus sprindik dipersoalkan dan betul, maka korupsinya bersih tidak boleh. “Korupsinya harus disikat. Itu tidak ada urusan politik. Ngak ada politisasi. Tetapi hukumnya tidak terpolitisasi. Itu sudah benar.”
(ahi)

Mahfud MD

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.