Minggu, 3 Maret 2013 23:48:25 WIB

Anak Panti Asuhan Terima KTP Gratis

panti-sub

RAUT keharuan tak bisa disembunyikan oleh Sr. Maria Paul Siseng, pimpinan Panti Asuhan Vincentius Putri, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Berulangkali suster ini menyampaikan ucapan terima kasih, dan bahkan doa sesaat setelah anak panti menerima KTP gratis dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Timur.

“Memilukan, ketika kami dikeluhi anak-anak yang sudah tidak punya siapa-siapa, dan bahkan seperti tak diakui sebagai warga negara karena tak bisa memiliki identitas diri. Rasanya pingin menangis,” kata suster ini.

Namun, kepiluan ini serta-merta sirna, begitu sejumlah anak panti yang sudah masuk usia mendapatkan KTP gratis. “Kami sudah diakui sebagai warga Negara. Puji Tuhan,” kata Novita, satu anak panti.

Kemarin memang gelar kasih sayang Dukcapil Timur diarahkan ke panti asuhan ini. Sebanyak 71 anak panti mendapatkan NIK (Nomer Induk Kependudukan). NIK ini demikian penting sehingga saatnya nanti menjadi identitas diri yang sangat dibutuhkan. Termasuk, ketika hendak mengikuti ujian akhir, diwajibkan menyertakan NIK.

“Sekarang saya tak kawatir lagi tidak bisa ikut ujian karena sudah punya NIK,” kata Novita.

‘Blusukan’  model Dukcapil di panti asuhan ini sudah yang kedua kali dilaksanakan. Sasarannya adalah ingin membantu warga panti, dan sekaligus dalam program menertibkan administrasi kependudukan. “Kami juga akan bantu untuk mendapatkan akta kelahiran bagi warga panti asuhan,” kata Abdul Haris, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Haris mengungkapkan pentingnya identitas diri, sehingga mendapatkan NIK juga menjadi bagian tak terpisahkan. Di panti ini, diberikan 7 KTP dan 71 NIK bagi anak panti di bawah usia. “Setiap satu orang memiliki satu NIK, satu identitas kependudukan,” katanya.

Dipilihnya panti asuhan, katanya, karena warga panti masih banyak yang membutuhkan layanan adminstrasi kependudukan.

Kepala Panti, Sr. Maria Paul Siseng, mengatakan sama-sakali tidak menduga akan ada bantuan dari dinas catatan sipil ini. Diakui, warga panti, termasuk yang sudah beranjak dewasa, kesulitan mendapatkan identitas diri karena ketidak tahuan atau bahkan karena memang tidak ada keluarganya.

H Nasrudin MH, Lurah Bidaracina, Jatinegara, mengatakan kegiatan gelar kasih sayang kependudukan ini sangat membantu masyarakat. “Semoga bisa bermanfaat,” kata lurah yang sekaligus memperpanjang KTP-nya karena habis masa berlaku.(chotim/sir)

Teks Gbr- Penyerahan KTP Gratis kepada warga Panti Asuhan Vincentius Putri, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, kemarin (2/3). (chotim)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.