Awal Tahun, 8 Kasus Trafficking Diungkap P2TP2A

Rabu, 27 Maret 2013
trafficking-n

SUKABUMI (Pos Kota) – Sebanyak delapan kasus  perdagangan manusia (human trafficking)  di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat  berhasil diungkap  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Jumlah tersebut merupakan kalkulasi sepanjang tahun ini selama tiga bulan terakhir. Dua kasus lainnya masih dalam pengecekan petugas lembaga yang diketuai Elis Nurbaeti ini.

“Kasus trafficking memang terbilang tinggi. Awal tahun ini sudah ada delapan kasus. Dua lagi masih pengecekan petugas kita. Kemungkinan kasus serupa masih banyak yang  belum terendus,” kata Elis, Rabu (27/3).

Hanya saja Elis belum merinci berapa jumlah dan identitas korban trafficking ini. Elis menyebutkan para korban trafficking berasal dari beberapa kecamatan antara lain Caringin (lima kasus), Nyalindung, Palabuhanratu, dan Kebonpedes.

“Kebanyakan para korban akan diperdagangkan ke negara Arab Saudi dan Malaysia. Mereka terjebak dengan iming-iming gaji besar. Padahal para korban ini menjadi korban penjualan manusia,” ungkapnya.

Terhadap para korban, terang Elis, P2TP2A telah dilakukan berbagai penanganan. Mulai memberikan pendampingan korban juga mendorong agar kasus perdagangan manusia ini diproses secara hukum. Elis mengajak semua stakeholder ikut berperan aktif untuk menekan angka kasus trafficking.

“Bagi warga yang hendak bekerja sebaiknya menempuh dengan legal. Dengan langkah ini akan menekan kasus trafficking. Warga juga jangan sampai terjebak dengan iming-iming gaji besar dan lainnya,” ingat mantan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi ini.

Pada tahun lalu, berdasarkan data P2TP2A Kabupaten Sukabumi kasus  trafficking mencapai 53 perkara  dengan korban sebanyak 62 orang. (sule/d)

Terbaru
Terpopuler
Jerman Antisipasi Aktifitas Jihadis
Jumat, 31 Oktober 2014
Agama
Internasional
Tiongkok Tangkap Ratusan Koruptor
Jumat, 31 Oktober 2014
Korupsi
Menkop dan UKM
Kredit Macet KUR Sudah Lampu Merah
Jumat, 31 Oktober 2014
Ekonomi
Karena Wilayah Besar
Mendagri Prioritaskan Pembentukan 2 Provinsi Baru di Papua
Jumat, 31 Oktober 2014
Politik
Diserahkan ke Polsek
Posal Koarmabar Amankan Narkoba Dari Kapal Motor
Jumat, 31 Oktober 2014
Hankam
Panglima TNI Beri Ceramah ICIS di Ponpes
`Bersama Rakyat TNI Kuat dan Bersama TNI Rakyat Kuat`
Jumat, 31 Oktober 2014
Hankam
Gerak Senyap dan Taktis
Prajurit Taipur Kostrad Hancurkan Musuh
Jumat, 31 Oktober 2014
Hankam
Setelah Jalani Operasi
Gumawan Minta Maaf Baru Bisa Sertijab Dengan Tjahjo Kumolo
Jumat, 31 Oktober 2014
Politik
Reka Ulang Pembunuhan Tukang Parkir
Istri Korban Minta Pelaku Dihukum Mati
Jumat, 31 Oktober 2014
Pembunuhan dan Penganiayaan

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.