Walikota: Silakan Melalui Jalur Hukum

Warga Pamulang Tolak Tol Cinere-Serpong

Selasa, 16 April 2013
ilustrasi-tol

PAMULANG (Pos Kota) – Penolakan atau keberatan terhadap proyek  Tol Cinere – Serpong oleh warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak hanya dilakukan di kawasan Kel. Serua Indah, Ciputat,  tapi puluhan warga di perumahan Grand Residence, Kel. Pondok Cabe Udik, Pamulang juga menyatakan hal yang sama. Walikota minta agar warga yang menolak mempersilhakan tempuh jalur hukum.

“Silakan dan sah saja warga menolak rencana pembangunan jalan tol tapi hendaknya melalui jalur hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegas Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kabag Humas setempat Didi Rafidi, Selasa (16/4).

Penegasan itu disampikan berkaitan dengan informasi adanya beberapa warga di sejumlah kompleks perumahan yang menolak rumah atau lahannya bakal terkena pengusuran untuk pembangunan Jalan Tol Cinere –Serpong beberapa bulan belakangan ini.

Menurut dia, ini untuk kepentingan banyak orang atau masyarakat luas jika memang keberatan silahkan menempuh jalur hukum dan melakukan musyawarah dengan pemerintah pusat. Pemkot Tangsel hanya sebagai fasilitator saja dan melaksanakan tugas di lapangan seperti menyiapakan lahan yang bakal terkena hingga kegiatan pengukuran maupun pematokan yang dilakukan sejumlah tim di lapangan.

Adanya beberapa aksi protes atau keberatan berkaitan dengan pembebasan lahan untuk Jalan Tol Cinere – Serpong sebelumnya sudah dilakukan di tiga perumahan yaitu perumahan Pertanian, Andora dan Azzhara di Kel. Serua Indah, Kec. Ciputat tapi belakangan ratusan warga di perumahan grand residence, kel. Pondok Cabe Udik, Pamulang juga melakukan hal yang sama.

Sejumlah warga Kel. Pondok Cabe Udik, mengaku tak akan menjual rumah atau lahannya jika kawasan ini bakal terkena proyek Jalan Tol Cinere – Serpong. “Pemerintah pusat amupun Pemkot Tangsel sebetulnya bisa mengalihkan rencana jalan ke lahan yang masih kosong atau belum terbagun untuk perumahan dan lainnya,” kata Herman, warga Kel. Pondok Cabe Udik, Pamulang.

Diakuinya, lahan kosong yang belum terbagun diwilayah Kec. Pamulang masih cukup banyak tapi kenapa harus melintas di sejumlah lahan yang sudah berdiri ribuan rumah warga yang tentunya akan memerlukan dana lebih besar dan mengganggu kenyamanan serta keteangan warga yang sudah berdiam serta menghuni rumah itu beberapa tahun ini.

(anton/sir)

Teks Gbr- Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. (anton)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.