Pejabat Pemukul Pramugari Sriwijaya Air Jadi Tersangka

Jumat, 7 Juni 2013
Zakaria Umar Hadi

JAKARTA (Pos Kota) – Polisi menetapkan Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka, Zakaria Umar Hadi, sebagai tersangka pemukulan pramugari Sriwijaya Air, Nur Febriani. Zakaria diancam hukuman dua tahun penjara atas perbuatannya itu.

Pramugrari Febriani

Nur Febriani, Pramugrai yang dipukul oleh Zakaria Umar Hadi (atas)

“Penyidik berkesimpulan untuk menetapkannya sebagai tersangka, dan tahan di Polsek Pangkalan Baru, Bangka Belitung,”kata Kabag Penum  Polri, Kombes Agus Rianto, Jumat (7/6)

Dia mengatakan, Zakaria dikenakan pasal 351 ayat 1 atau pasal 335 KUHP tentang penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman 2 tahun 8 bulan. Saat ini, Zakaria pun telah berada dalam tahanan.

Menurut Agus, peristiwa pemukulan yang terjadi hari Rabu (5/7) ini bermula saat Nur memperingatkan Zakaria untuk mematikan handphone yang digunakannya. Peneguran oleh pramugari Sriwijaya Air ini terjadi saat pesawat mau berangkat dari Jakarta menuju Pangkalpinang.

“Selesai boarding, salah satu penumpang ditegur oleh pramugari dan itu selesai, karena dilihat sedang menggunakan telepon,”kata Agus.

Namun, setelah mendarat di Bandara Depati Amir dan semua penumpang turun, Zakaria memukul Febriani dengan koran sebanyak dua kali. Gulungan koran yang dipukulkan Zakaria itu mengenai bagian muka dan telinga kiri Febriyani sehingga mengakibatkan luka memar ditelinga bagian kiri.

“Pramugari melaporkan ke polsek, dan polri mengambil langkah dan kita langsung mengambil tindakkan, dengan memeriksa rekan pramugari yang lainnya,”jelas Agus. (Yahya/d)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.