9 Kg Ganja Disita Dari Tukang Ojek

Senin, 1 Juli 2013
Ganjaojek17

SUKABUMI (Pos Kota) – Tergiur keuntungan, seorang tukang ojek, AL, 40, nekat mengedarkan ganja. Dari tangan warga Kampung Raweuy, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi ini, disita 9 kilogram ganja siap edar. Tersangka AL kini mendekam di jeruji besi Polres Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso mengatakan tersangka tertangkap tangan saat membawa ganja. Pada saat ditangkap, AL hanya membawa ganja satu bungkus kecil berwarna coklat. Setelah polisi menggeledah rumahnya, kembali ditemukan enam paket ganja serupa yang disimpan dalam lemari di kamar tidurnya.

“Tak hanya itu, tersangka juga menyimpan ganja di sebuah rumah kosong di Kampung Kebondanas, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gungungpuyuh, Kota Sukabumi. Total barang bukti berupa ganja siap edar mencapai sembilan kilogram,” ungkapnya.

Tersangka, kata Hari, berperan sebagai kurir sekaligus pengedar. Indikasinya, Al menyiapkan paket-paket kecil yang ia jual Rp 50.000 per paket. Polisi juga menjadikan telepon genggam berwarna hitam milik tersangka sebagai barang bukti.

Tersangka AL mengaku terpaksa mengedarkan ganja karena tergiur keuntungan. AL dapat untung Rp100 ribu dalam setiap kilogram yang dia jual. “Keuntungan cukup gede. Kalaujadi tukang ojek per hari paling dapat Rp 30 ribu,” cetusnya.

Akibat perbuatannya, AL dikenakan Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat 2, dan atau Pasal 132 ayat 1. (sule)

Teks : Kapolres Sukabumi Hari Santoso menunjukkan ganja yang disita

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.