Air Mineral Galon Langka

Kamis, 15 Agustus 2013 — 8:18 WIB
ilustrasi-galon

KOJA (Pos Kota) – Air mineral galon yang biasa dikonsumsi warga hilang dari pasaran. Beberapa warga pun kebingungan dan mengeluh kelangkaan salah satu kebutuhan pokok ini.

Seperti di kawasan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/8). Mereka bingung lantaran air yang biasa dikonsumsi sehari-hari ini sulit untuk didapat.

“Dari habis Lebaran kemarin, saya cari-cari di warung nggak ada. Semua warung kosong, kalau ada harganya selangit,” kata Niken, 32, salah seorang warga.

Ibu muda inipun mengharapkan agar pasokan air di wilayah tempat tinggalnya kembali normal seperti biasa. Sulitnya air yang sudah berlangsung sejak tiga hari belakangan dianggap sebagai hal menyengsarakannya. “Saya nyesel, kenapa kemarin saya nggak simpan air di rumah ya,” keluhnya.

PENGIRIMAN TERSENDAT

Sementara itu, Yunus, 47, pengusaha air mineral, menyebutkan, sulitnya air mineral lantaran pengiriman tersendat akibat sopir yang biasa mendistribusikan tak kunjung datang. “Saya sudah telpon untuk minta diantar, tapi dari sana alasannya tidak ada sopir karena belum ada yang masuk kerja,” ungkapnya.

Yunus mengaku walaupun sebelum Lebaran sudah menyetok sebanyak 250 galon, tetapi sudah terjual. “Semua galon sudah kosong, nggak ada yang tersisa. Saya saja kebingungan nggak punya air,” tuturnya. (ifand/st)