Di Islamic Solidarity Games

Lawan Maroko, Timnas Indonesia Pilih Bertahan

Kamis, 19 September 2013 — 9:00 WIB
strategiberatahan199

PALEMBANG (Pos Kota) – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan menyiapkan strategi bertahan melawan tim kuat Maroko pada laga perdana cabang sepakbola Islamic Solidarity Games (ISG) di stadion Jaka Baring, Palembang, Kamis (19/9) ini.

“Level Maroko sangat berbeda jauh dengan kami. Maka kami akan bermain bertahan, tapi memaksimalkan serangan balik,” kata RD panggilan Rahmat Darmawan.

Menurut RD, dia sudah melakukan simulasi mengenai strategi yang akan diterapkan saat latihan yang dilakukan di Palembang, Selasa (17/9).”Saya baru tahu sedikit tentang kekuatan Maroko,” tuturnya.

Tetapi, tambahnya, yang paling penting anak-anak bisa bermain dengan strategi yang dipakai. Sebelumnya, RD mengatakan kalau ajang ISG hanya dijadikan sebagai tolok ukur kekuatan pemainnya untuk berlaga di SEA Games Myanmar, Desember mendatang.

MASIH TERBUKA
Kendati demikian, pelatih Arema Cronos ini sempat mengatakan peluang menuju ke semi final tetap terbuka. Setidaknya menurut dia, tim Palestina belum banyak dikenal secara internasional. Alhasil Timnas U23 itu mengincar hasil baik saat menghadapi Palestina.

“Kita lihat saja nanti kekuatan tim Palestina, mudah-mudahan anak-anak bisa mengatasinya,” kata RD lagi. (Awang/si)

Rahmad Darmawan