Keluarga Siapkan Pengacara

Mahasiswa Tuntut Ratu Atut Mundur

Senin, 7 Oktober 2013
demo

SERANG (Pos Kota) – Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banten, Senin (7/10) sore, unjurasa menuntut Ratu Atut Chosiyah mundur dari jabatan sebagai Gubernur Banten. Ratu Atut dinilai mahasiswa gagal membangun Provinsi Banten. Bahkan cekal yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengindikasikan Ratu Atut terlibat suap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sengketa Pilkada Lebak.

Berdasarkan pantuan, puluhan mahasiswa long march dari Perempatan Ciceri Kota Serang menuju Pendopo Gubernur Banten. Namun sesampainya di depan Pendopo Gubernur Banten, aksi menuntut Ratu Atut mundur ini dihadang barikade kawat berduri dan ratusan aparat Polda Banten. Meski demikian, mahasiswa terus meneriakan yel-yel dan berorasi menuntut Gubernur Ratu Atut mundur.

“Kami menyampaikan bahwasanya Banten harus diselamatkan. Karena kita mengetahui Banten bukan hanya dari korupsinya, ekonominya, pendidikannya itu semua sudah bobrok,” kata Ivan, salah satu mahasiswa dari Cilegon dalam orasinya.

Dalam orasinya, mahasiswa juga mendorong agar KPK terus mengusut tuntas kasus korupsi di Banten. Tertangkapnya Tb Chaeri Wardana alias Wawan dan dugaan Ratu Atut ikut terlibat suap Akil Mochtar perlu dijadikan langkah awal membongkar semua kobobrokan yang ada di Banten. “Korupsi kolusi dan nepotisme di Banten sudah sangat parah. Hampir semua lembaga diduduki keluarga Gubernur,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa KPK sedang mengusut dugaan keterlibatan Gubernur Banten terkait percakapan Ratu Atut dengan Akil Mochtar yang terjadi berulang dan rutin sebelum pencidukan atau operasi tangkap tangan adik Gubernur Tb Chaeri Wardana alias Wawan.

SIAPKAN PENGACARA

Pasca ditetapkan status cekal terhadap Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, keluarga besar Atut akan rapat keluarga untuk menentukan pengacara. Pernyataan ini disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang, Lilis Karyawati. Lilis Karyawati merupakan adik tiri dari Gubernur Banten.

“Keluarga akan menentukan pengacara untuk Ibu Gubernur,” kata Lilis kepada wartawan singkat ditemui usai acara istigosah HUT Provinsi Banten ke 13 di Mesjid Baitussolihin, di Jalan Bhayangkara, Cipocok Jaya, Kota Serang. (haryono)

Teks : Mahasiswa demo desak Gubernur Banten Ratu Atut mundur

Terbaru
Terpopuler
Karena Wilayah Besar
Mendagri Prioritaskan Pembentukan 2 Provinsi Baru di Papua
Jumat, 31 Oktober 2014
Politik
Diserahkan ke Polsek
Posal Koarmabar Amankan Narkoba Dari Kapal Motor
Jumat, 31 Oktober 2014
Hankam
Panglima TNI Beri Ceramah ICIS di Ponpes
`Bersama Rakyat TNI Kuat dan Bersama TNI Rakyat Kuat`
Jumat, 31 Oktober 2014
Hankam
Gerak Senyap dan Taktis
Prajurit Taipur Kostrad Hancurkan Musuh
Jumat, 31 Oktober 2014
Hankam
Setelah Jalani Operasi
Gumawan Minta Maaf Baru Bisa Sertijab Dengan Tjahjo Kumolo
Jumat, 31 Oktober 2014
Politik
Reka Ulang Pembunuhan Tukang Parkir
Istri Korban Minta Pelaku Dihukum Mati
Jumat, 31 Oktober 2014
Pembunuhan dan Penganiayaan
Tadi Malam Baru Dicor
Korban Bangunan Ambruk Tanggung Jawab Kontraktor
Jumat, 31 Oktober 2014
Peristiwa
Dampingi Keluarga ke Mabes Polri
Fadli Zon Siapkan Pengacara Tangguhkan Penahanan Penghina Jokowi
Jumat, 31 Oktober 2014
Peristiwa
Ahok Ganti Anak Buah Jokowi
Agus Priyono Gantikan Manggas Jadi Kadis PU DKI
Jumat, 31 Oktober 2014
Jakarta
Menemui Jokowi di Istana
Menteri Susi Ajukan Libur Sabtu
Jumat, 31 Oktober 2014
Politik

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.